KPHRSS Lakukan Diskusi Bersama Pemangku Kepentingan Taman Nasional Gunung Merbabu dalam Kajian Land

Foto untuk : KPHRSS Lakukan Diskusi Bersama Pemangku Kepentingan Taman Nasional Gunung Merbabu dalam Kajian Land

KPHRSS Lakukan Diskusi Bersama Pemangku Kepentingan Taman Nasional Gunung Merbabu dalam Kajian Landscape Nilai Konservasi Tinggi

Dalam rangka mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, KPHRSS melaksanakan kegiatan diskusi dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan Taman Nasional Gunung Merbabu. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses kajian landscape Nilai Konservasi Tinggi (NKT) yang sedang dilakukan untuk memastikan pengelolaan area kemitraan berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Diskusi yang berlangsung secara konstruktif tersebut melibatkan perwakilan pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu dan Penyuluh dari Cabang Dinas Kehutanan Wilayah III Jawa Tengah. Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh informasi, masukan, dan perspektif berbagai pihak mengenai kondisi ekologis, sosial, serta potensi nilai konservasi yang terdapat di sekitar kawasan kajian.

Salah satu fokus pembahasan dalam kegiatan ini adalah keberadaan calon anggota petani mitra KPHRSS yang sebagian lokasinya berada di wilayah yang berbatasan atau berdekatan dengan kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Kondisi tersebut menjadikan kajian landscape NKT sangat penting untuk mengidentifikasi potensi dampak, peluang kolaborasi, serta langkah-langkah pengelolaan yang dapat mendukung perlindungan kawasan konservasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui forum diskusi ini, para peserta juga membahas berbagai aspek penting, antara lain perlindungan keanekaragaman hayati, fungsi ekologis kawasan, pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan, serta upaya mitigasi risiko yang mungkin timbul dari aktivitas masyarakat di sekitar kawasan taman nasional.

KPHRSS berkomitmen untuk menjalankan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam setiap kegiatan kemitraan yang dilakukan. Hasil dari diskusi ini akan menjadi salah satu bahan penting dalam penyusunan kajian landscape Nilai Konservasi Tinggi serta penyusunan rekomendasi pengelolaan yang memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.

Diharapkan melalui sinergi yang kuat antara KPHRSS, pengelola Taman Nasional Gunung Merbabu, dan para pemangku kepentingan lainnya, upaya pelestarian nilai-nilai konservasi dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan landscape yang berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat.